
Blora, 31 Agustus 2026 — Lazismu Blora bersama MDMC Blora dan One More Muhammadiyah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Blora. Penyaluran dilakukan di beberapa titik, yakni Desa Gondang, Kecamatan Ngawen; Dukuh Gunung Bancak, Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora; Desa Mernung, Kecamatan Cepu; Dukuh Jlubang Ngampon, Kecamatan Jepon; serta Dukuh Jepangrejo 4. Bantuan air bersih tersebut disalurkan sebagai bentuk respons kemanusiaan terhadap keterbatasan sumber air yang dialami masyarakat akibat musim kemarau dan cuaca panas berkepanjangan.
Musim kemarau yang disertai cuaca panas berkepanjangan menyebabkan ketersediaan air bersih di Desa Gondang semakin terbatas. Kondisi tersebut menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama untuk minum, mandi, mencuci, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Merespons kondisi tersebut, Lazismu Blora menyalurkan bantuan air bersih secara langsung kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Selain di RT 01/RW 01, Desa Gondang, Kecamatan Ngawen, penyaluran juga dilakukan di Dukuh Gunung Bancak, Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora; Desa Mernung, Kecamatan Cepu; Dukuh Jlubang Ngampon, Kecamatan Jepon; serta Dukuh Jepangrejo 4. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih di tengah musim kemarau.
Di Desa Mernung, Kecamatan Cepu, sebanyak 2 tangki air bersih disalurkan dengan total sekitar 10.000 liter untuk memenuhi kebutuhan 70 kepala keluarga (KK). Sementara itu, di Dukuh Jlubang Ngampon, Kecamatan Jepon, bantuan yang disalurkan sebanyak 2 tangki air bersih dengan penerima manfaat sebanyak 75 KK. Adapun di Dukuh Jepangrejo 4, sebanyak 3 tangki air bersih didistribusikan kepada 225 KK. Penyaluran di sejumlah titik tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjangkau masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.
Kekeringan yang terjadi tidak hanya berdampak pada ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga. Kondisi tanah yang mengering juga menyebabkan lahan pertanian menjadi kurang produktif. Keterbatasan air untuk menjaga kebersihan diri dan pakaian turut meningkatkan risiko munculnya persoalan kesehatan di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan air bersih dilakukan melalui sinergi MDMC Blora, Lazismu Blora, dan One More Muhammadiyah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari respons bersama dalam menjangkau masyarakat terdampak kekeringan di berbagai wilayah Kabupaten Blora. MDMC Blora turut melakukan koordinasi terkait lokasi dan waktu distribusi agar penyaluran bantuan di berbagai wilayah dapat berlangsung tertib dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Perwakilan Lazismu Blora menyampaikan bahwa bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan air akibat kekeringan. “Penyaluran ini merupakan bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada Lazismu Blora yang telah memberikan bantuan air bersih. Bantuan ini sangat membantu kami karena air sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.
Penyaluran 10.000 liter air bersih kepada sekitar 500 kepala keluarga di Desa Gondang menjadi bagian dari upaya Lazismu Blora dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

