
Blora, 23 Agustus 2026 — Di tengah cuaca panas yang berkepanjangan dan ancaman kekeringan, kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi sebagian warga Kabupaten Blora. Melalui program pendistribusian air bersih, Lazismu Blora bersama unsur Muhammadiyah dan relawan kemanusiaan menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada 15 kepala keluarga di Dukuh Ketringan, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.
Pendistribusian air bersih dilaksanakan pada pukul 09.30–11.30 WIB sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan dasar berupa air bersih. Kondisi kekeringan yang dipicu oleh cuaca panas berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
Di Dukuh Ketringan, keterbatasan air bersih tidak hanya berdampak pada kebutuhan konsumsi dan kebersihan warga, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi lingkungan dan lahan pertanian. Tanah yang mengering membuat lahan bercocok tanam menjadi kurang produktif, sementara keterbatasan air untuk menjaga kebersihan diri dan pakaian dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan.
Sebanyak satu tangki berisi 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, Lazismu Blora menerjunkan empat personel untuk membantu proses pendistribusian air kepada masyarakat.
Program tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan Muhammadiyah dalam menghadapi dampak kekeringan di wilayah Blora. MDMC Blora juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD dan PMI, dalam menentukan lokasi serta waktu pendistribusian agar penyaluran bantuan dapat berjalan tertib dan tidak berbenturan dengan jadwal distribusi di wilayah lainnya.
Perwakilan Lazismu Blora menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. “Air bersih bukan sekadar bantuan, tetapi kebutuhan pokok yang sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi kekeringan. Melalui program ini, Lazismu Blora berupaya hadir untuk meringankan beban warga dan memastikan bantuan dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan.”
Bapak Sutriyono selaku penanggung jawab pada daerah Ketringan manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan air bersih yang diberikan. “Terima kasih kepada Lazismu dan semua pihak yang sudah membantu. Air ini sangat berarti bagi kami karena saat ini mendapatkan air bersih tidak mudah.”
Pendistribusian 5.000 liter air bersih di Dukuh Ketringan menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian dapat menjadi jalan untuk menghadirkan harapan. Lazismu Blora bersama MDMC dan unsur relawan terus berupaya memperkuat aksi kemanusiaan agar kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan dapat terpenuhi.
Setetes air mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi warga yang sedang menghadapi kekeringan, air bersih adalah kehidupan yang kembali dihadirkan.

