
Blora, 11 Agustus 2026 — Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Blora terus diperkuat melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2026. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Blora, Lazismu Blora menyalurkan bantuan sanitasi sehat kepada tiga keluarga di wilayah Rando, Randublatung, dan Randulawang sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan keluarga yang bersih dan sehat.
Program GENTING merupakan salah satu upaya untuk mencegah risiko stunting melalui berbagai intervensi yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga, termasuk akses terhadap sanitasi yang layak. Pada pelaksanaannya di Kabupaten Blora, program ini menyasar keluarga yang membutuhkan dukungan fasilitas sanitasi melalui pembangunan jamban sehat.
Tiga keluarga yang menerima manfaat program tersebut ialah Eko Suwito di wilayah Rando, Susanto di Kecamatan Randublatung, dan Ahmad Khoirin di Desa Randulawang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Bantuan sanitasi sehat diberikan sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan tempat tinggal yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi keluarga.
Sanitasi yang layak merupakan salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat. Ketersediaan sanitasi sehat dapat membantu keluarga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengurangi risiko penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Keluarga Eko Suwito di Randu menjadi salah satu penerima manfaat Program GENTING. Dengan adanya balita dalam keluarga, keberadaan fasilitas sanitasi yang layak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan rumah yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
Di Kecamatan Randublatung, bantuan sanitasi sehat diberikan kepada keluarga Susanto yang saat ini memiliki bayi. Kehadiran fasilitas sanitasi yang lebih layak diharapkan dapat membantu keluarga menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan ruang tumbuh yang lebih sehat bagi anggota keluarga.
Sementara itu, bantuan jamban sehat juga diberikan kepada keluarga Ahmad Khoirin di Desa Randulawang, Kecamatan Jati. Istri Ahmad Khoirin sedang mengandung dan akan segera melahirkan. Karena itu, keberadaan sanitasi yang layak menjadi bagian dari persiapan keluarga dalam menyambut kelahiran anggota keluarga baru sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi ibu dan anak.
Intervensi sanitasi melalui Program GENTING menunjukkan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga membutuhkan dukungan terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal. Sanitasi yang baik menjadi salah satu fondasi dalam membangun pola hidup bersih dan sehat di tingkat keluarga.
Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam dalam menghadirkan manfaat yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Lazismu Blora bersama DPPKB Kabupaten Blora berupaya memastikan bahwa keluarga yang membutuhkan mendapatkan dukungan agar dapat memiliki fasilitas sanitasi yang lebih layak.
Manajer Lazismu Blora, Deni Eko Triono, menyampaikan bahwa kolaborasi dalam Program GENTING merupakan bentuk komitmen bersama untuk membantu keluarga yang membutuhkan sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting dari lingkungan keluarga.
“Lazismu Blora bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan melalui Program GENTING. Bantuan sanitasi sehat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus menjadi bagian dari upaya mencegah stunting sejak dini. Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan sehingga semakin banyak keluarga yang mendapatkan manfaat.”
Sementara itu, perwakilan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Randublatung menegaskan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak awal dengan memperhatikan kondisi lingkungan keluarga.
“Program ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah stunting. Kita berharap tidak ada lagi stunting, sehingga pencegahannya dilakukan sejak awal. Bagi keluarga yang belum memiliki jamban, kita bantu agar memiliki sanitasi yang layak. Pencegahan dimulai dari rumah, termasuk dari ketersediaan sanitasi yang sehat.”
Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Eko Suwito menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan jamban sehat yang diterima keluarganya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Blora dan Pemerintah Kabupaten Blora atas bantuan jamban ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami dan membantu kami memiliki fasilitas sanitasi yang lebih layak.”

Susanto, penerima manfaat dari Kecamatan Randublatung, juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada DPPKB Kabupaten Blora dan Lazismu Blora atas bantuan jamban ini. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami untuk memiliki tempat sanitasi yang lebih layak dan menjaga kebersihan keluarga.”

Sementara itu, Ahmad Khoirin mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terutama karena istrinya sedang mempersiapkan kelahiran.
“Terima kasih kepada DPPKB Kabupaten Blora dan Lazismu Blora atas bantuan sanitasi ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami dan membantu kami mempersiapkan lingkungan yang lebih sehat bagi keluarga.”
Melalui Program GENTING, bantuan sanitasi sehat menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan stunting di Kabupaten Blora. Lebih dari sekadar membangun fasilitas sanitasi, program ini menghadirkan dukungan bagi keluarga agar dapat menciptakan lingkungan rumah yang bersih, sehat, dan layak.
Kolaborasi antara DPPKB Kabupaten Blora dan Lazismu Blora diharapkan terus berlanjut sehingga intervensi serupa dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan. Sebab, pencegahan stunting tidak hanya dimulai dari pemenuhan gizi, tetapi juga dari rumah, lingkungan yang sehat, dan terpenuhinya kebutuhan dasar keluarga.
Dari sanitasi yang sehat, lahir lingkungan yang lebih sehat. Dari lingkungan yang sehat, tumbuh harapan untuk generasi yang lebih kuat.
Kontributor: media lazismu Daerah Blora.

