Lazismu Blora

Menembus Panas Jalanan, Pentasyarufan Dana Khafarat Tebar Kepedulian untuk Fakir Miskin

Pentasyarufan Dana Khafarat Hadirkan Kepedulian Nyata bagi Masyarakat Melalui Pembagian Makanan

Rabu, 06 Mei 2026 — Program pentasyarufan dana khafarat dilaksanakan dengan menyalurkan nasi box sebanyak 60 penerima manfaat secara langsung kepada fakir miskin di sejumlah titik jalan. Penyaluran tersebut menyasar tukang becak, pekerja harian, dan masyarakat kurang mampu sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban sosial dalam Islam sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.

Program pentasyarufan dana khafarat berlangsung di beberapa ruas jalan dan pusat keramaian di wilayah Blora Kota. Dana khafarat yang dihimpun dari masyarakat disalurkan dalam bentuk makanan siap konsumsi agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para penerima.

Dalam pelaksanaannya, relawan turun langsung ke jalan untuk membagikan paket makanan kepada tukang becak, pedagang kecil, pekerja harian, serta masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara tertib dan tepat sasaran dengan mengutamakan penerima yang dinilai membutuhkan bantuan pangan.

Program tersebut tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan kewajiban keagamaan dari para pemberi khafarat, tetapi juga mencerminkan nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama. Selain membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu, penyaluran dana khafarat juga diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan di lingkungan sosial.

Melalui program ini, masyarakat juga diajak untuk lebih memahami pentingnya menunaikan khafarat sesuai syariat Islam serta manfaat sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas.

Eksekutif Lazismu Blora, Salma Ramadhani sebagai koordinator program pentasyarufan dana khafarat, mengatakan bahwa penyaluran dilakukan secara langsung di jalan agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pekerja harian seperti tukang becak dan pedagang kecil yang membutuhkan bantuan pangan,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, bersyukur atas paket makanan yang diterimanya.

“Matursuwun, lancar rezekinya nggih mba,” ujarnya.

Program pentasyarufan dana khafarat diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, program tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat berbagi dan solidaritas antarsesama.